Sabtu, 13 Desember 2008

Kami dan kalian

kamialah anak2 kesedihan , dan kalian adlah anak2 kesenangan.
kami anak2 kesedihan, dan kesedihan adlah bayangan tuhan yag hidup bukan dlalm hati yang keji.
kai jwa2 yang sedih, dan kesedihan terlalu agung u/ berada dlam hati yang sempit . saat kalian tertawa, kami menangis dan meratap : dan dia yang membasuh diri dg air matanya akan tetap suci selamanya.
kalian tak memahami kami, tapi kami tawarkan rasa simpati pada kalian.
kalian berlomba dg arus sungai kehidupn dan tak memandnag sebelah mata pada kami, tapi kami duduk di tepi sungai kehidupan dan tak memandnag sebelah mata pada kami , tap kami duduk di tepi sungai , menatap kalian dan mendenagr swara2 ganjil kalian.
Klian tak pedui tangisan kami , telinga kalian terkunci tertutup oleh pengingkaran kalian akan kebenaran, tapi kami mendengar nyanyian kallian karna bisikan malam telah membuka batin kami , kami melihat kalian berdiri di bawah jemari cahaya , tapi kalian tak bisa melihat kami .
karna kammi tersembunyi dlam kegelapan yang tercerahkan .
kmilah anak2 kesedihan, kami lah para penyair , nabi , dan musisi.
kami menghibur para dewi dari kegelisahan hati dan mengisi tangan malaikat dg benih inti jiwa kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar